bermain dalam logika kehidupan
berdiam dalam jalan berujung resah
semua seakan tertawa dan menanti untuk bahagia
semilir angin terus berhembus berhadap muka
dengan tatapan hampa dan sepercik harapan yang mengaliri sebuah cerita
melihat tajam nya suara,
sorak menyorak menyeru di udara
akankah sampai kata yang terjulang di sebar angin kepada petinggi petingginya
akankah mereka mengerti,
mendengar,
suara semut-semut kecil yang terjajah dalam penguasa
mereka selalu berharap dan
menanti dengan penuh sabar
menanti sebuah kesadaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar